2016 segera berlalu, Apa Kesanmu?
Dalam hitungan beberapa jam lagi, kita akan segera menyambut datangnya tahun baru 2017. Menuliskan resolusi untuk tahun yang baru memang penting, namun menuliskan kesan atas tahun yang segera berlalu juga nggak kalah penting lho!
Mengapa? Mari kita coba renungkan bersama.
Menuliskan kesan sebagai bentuk pemaknaan tahun yang segera berlalu
Melewatkan pergantian tahun tanpa meresapi makna perjalanan yang kita lalui di tiap tahunnya, apa nggak sayang?
Esensi dari moment pergantian tahun tentu bukan hanya pesta pora semata. Di dalamnya harus ada pemaknaan dari perjalanan hidup yang telah dilewati, sebelum kemudian menuliskan harapan-harapan untuk tahun berikutnya.
Kita bisa menuliskan segala yang kita rasakan dan lalui selama tahun 2016. Jika kesulitan untuk menuliskannya, mulailah dengan menggunakan rumus 5W+1H.
What, Apa saja yang telah kita lakukan selama tahun 2016?
Who, Dengan siapa saja kita melalui tahun 2016?
Where, Dimana saja kita melewatkan tahun 2016 ini?
When, Kapan saja moment-moment berkesan dan penuh kenangan terjadi selama tahun 2016?
Why, Mengapa moment-moment tersebut memiliki kesan tersendiri dalam hidupmu?
How, Bagaimana kamu memaknainya?
Menuliskan kesan sebagai ungkapan rasa syukur
Pada akhirnya, menuliskan segala kesan, kenangan, dan pemaknaan atas tahun yang segera berlalu, mendorong kita untuk lebih bersyukur. Entah itu pahit ataupun bahagia, selalu terkandung hikmah di dalamnya. Dari situlah kita bisa belajar, menemukan teman-teman sejati, semakin mengenali diri, dan bahkan semakin mengenal kebesaran Tuhan.
Bisa jadi tidak semua orang berkesempatan melalui pengalaman-pengalaman berharga seperti yang kita lalui. That's why kita harus mensyukurinya. Karena sejatinya karunia Tuhan itu teramat luas bukan?
Menuliskan kesan sebagai pijakan untuk menulis resolusi
Setelah semua kesan kita tuliskan, jangan lupa untuk melakukan evaluasi diri, apa saja yang perlu kita perbaiki dari tahun 2016 ini. Dari hasil evaluasi tersebut, selanjutnya kita bisa mulai menuliskan resolusi (harapan-harapan) yang ingin kita capai di tahun berikutnya. Tentu harus lebih baik dari tahun sebelumnya dong? Kalau masih mau sama saja, rugi dong kita..
So, selamat menuliskannya ya.. Suatu saat nanti tulisanmu akan menjadi memori yang bisa kamu kenang kembali. Ketika membacanya nanti, jangan heran kalau kamu jadi senyum-senyum sendiri :)
Mengapa? Mari kita coba renungkan bersama.
Menuliskan kesan sebagai bentuk pemaknaan tahun yang segera berlalu
Melewatkan pergantian tahun tanpa meresapi makna perjalanan yang kita lalui di tiap tahunnya, apa nggak sayang?
Esensi dari moment pergantian tahun tentu bukan hanya pesta pora semata. Di dalamnya harus ada pemaknaan dari perjalanan hidup yang telah dilewati, sebelum kemudian menuliskan harapan-harapan untuk tahun berikutnya.
Kita bisa menuliskan segala yang kita rasakan dan lalui selama tahun 2016. Jika kesulitan untuk menuliskannya, mulailah dengan menggunakan rumus 5W+1H.
What, Apa saja yang telah kita lakukan selama tahun 2016?
Who, Dengan siapa saja kita melalui tahun 2016?
Where, Dimana saja kita melewatkan tahun 2016 ini?
When, Kapan saja moment-moment berkesan dan penuh kenangan terjadi selama tahun 2016?
Why, Mengapa moment-moment tersebut memiliki kesan tersendiri dalam hidupmu?
How, Bagaimana kamu memaknainya?
Menuliskan kesan sebagai ungkapan rasa syukur
Pada akhirnya, menuliskan segala kesan, kenangan, dan pemaknaan atas tahun yang segera berlalu, mendorong kita untuk lebih bersyukur. Entah itu pahit ataupun bahagia, selalu terkandung hikmah di dalamnya. Dari situlah kita bisa belajar, menemukan teman-teman sejati, semakin mengenali diri, dan bahkan semakin mengenal kebesaran Tuhan.
Bisa jadi tidak semua orang berkesempatan melalui pengalaman-pengalaman berharga seperti yang kita lalui. That's why kita harus mensyukurinya. Karena sejatinya karunia Tuhan itu teramat luas bukan?
Menuliskan kesan sebagai pijakan untuk menulis resolusi
Setelah semua kesan kita tuliskan, jangan lupa untuk melakukan evaluasi diri, apa saja yang perlu kita perbaiki dari tahun 2016 ini. Dari hasil evaluasi tersebut, selanjutnya kita bisa mulai menuliskan resolusi (harapan-harapan) yang ingin kita capai di tahun berikutnya. Tentu harus lebih baik dari tahun sebelumnya dong? Kalau masih mau sama saja, rugi dong kita..
So, selamat menuliskannya ya.. Suatu saat nanti tulisanmu akan menjadi memori yang bisa kamu kenang kembali. Ketika membacanya nanti, jangan heran kalau kamu jadi senyum-senyum sendiri :)

2016 ini punya banyaaaak kesan buatku.. Banyak kejutan dan hal2 baru.. Alhamdulillah... Semoga 2017 semua resolusiku terwujud.. Aamiin..
BalasHapusHai.. Milla...salam kenal di sini yaa... Gabung di Blooger Pekalongan yuuk...
Aamiin.. alhamdulillah, salah satu kebahagiaanku di tahun 2016 ini bisa kenal dengan Bu Mechta Deera :) Boleh nanti kalau ada kegiatan insya Allah saya ikut
HapusSaya ucapkan selamat untuk tulisan perdananya mbak. Jangan jangan salah satu resolusi di th 2017 adalah menulis blog ya ? Hehe
BalasHapusBtw buat tahun 2016 ada banyak sekali yang saya pelajari setuju sesuai dengan salah satu kalimat "Dari situlah kita bisa belajar, menemukan teman-teman sejati, semakin mengenali diri, dan bahkan semakin mengenal kebesaran Tuhan"
Dan tahun ini bener bener saya merasakan itu semua.
Selamat menyambut tahun baru dan semoga kita menjadi orang yg lebih baik :)
Terima kasih mas Diestra.. selamat tahun baru juga :)
HapusSebenernya sudah lama pengen nulis di blog tapi baru kesampaian sekarang, kebetulan pas moment-nya akhir tahun. Semoga aja sih 2017 bisa terus nulis.